Powered By Blogger

Senin, 26 September 2011

Pencerahan Hari Ini tgl 26 September 2011

"Peduli ORANG LAIN = Peduli DIRI SENDIRI"

       PJ mau mengucapkan terima kasih karena salah satu dari TeKwan PJ yang memberikan inspirasi kepada PJ untuk menulis artikel ini... Terima kasih PJ ucapkan untuk M*** C****t, yang adalah Fans terbaik dan paling setia yang pernah PJ miliki....

      Kembali ke topik... PJ rasa, mungkin banyak TeKwan2 yang merasakan / menyadari bahwa dirinya sendiri terlalu EGOIS atau tidak mempedulikan orang lain atau sekitarnya... PJ ucapkan selamat kepada kalian semua, karena itu merupakan kunci dan langkah awal yang harus dimiliki seseorang untuk melakukan sebuah perubahan, yaitu MENYADARI apa yang menjadi PERMASALAHAN di dalam kehidupan kita.... Banyak orang yang belum tentu bisa melakukannya...

     Terkadang, orang lain selalu mempedulikan dirinya sendiri dan tidak peduli dengan orang2 / alam di sekitarnya... Entah buang sampah sembarangan(tidak peduli dengan alam sekitarnya), entah membunyikan lagu dengan keras, entah tidak menghiraukan atau bahkan membentak/memaki kembali orang yang dengan baik hati memperingkatkan kita(orang tua, kawan, teman, guru, maupun orang tidak dikenal...), dan lain sebagainya...

      Ini jelas sangat tidak bagus bila kita renungkan (diganti dari kata 'harapkan')... Sekarang, mari kita renungkan sejenak dan putar logika kita sejenak untuk kasus di bawah ini...

      Dudi(nama rekayasa tanpa maksud yang negatif untuk menyerang orang yang bernama Dudi yang sebenarnya. Mohon maaf sebelumnya), adalah seorang siswa kelas IX di sebuah sekolah yang ternama.. Dia adalah seorang anak kaya yang memiliki seorang pembantu yang tiap hari menyiapkan segala sesuatu yang dia perlukan, dan seorang supir yang tiap hari mengantarkannya ke sekolah.... Di sekolah, Dudi adalah siswa terpintar yang memang nomor satu di kelasnya... Tapi, karena kekayaan dan kepintarannya, Dudi menjadi seorang yang cuek terhadap teman2 di sekitarnya(dia menganggap, tanpa mereka, dia juga bisa tetap menjadi nomor 1 di kelasnya.), dan bahkan juga sering memaki2 supirnya di depan banyak orang karena telat menjemput dia karena mengantarkan anaknya ke rumah sakit terlebih dahulu....

      Suatu hari, saat menjelang ujian, Dudi terkena penyakit tipes... Sebulan tidak masuk sekolah, tidak ada seorang pun yang ingin menjenguk Dudi, karena Dudi memang menjadi sosok yang tidak disukai orang lain... Tidak pernah peduli dengan siswa lain, membuatnya menjadi orang yang juga tidak akan dipedulikan oleh orang lain.. Sehingga, tidak ada seorang pun yang mau meminjamkan catatan mereka kepada Dudi.. Sehingga, Dudi ketinggalan pelajaran yang ternyata menjadi bahan utama di dalam ujian... Dan hasilnya? Dapat kita tebak, yaitu, nilai Dudi merosot dan bukan lagi menjadi nomor satu di kelasnya... Dan saat dia merenung sendiri di perkarangan rumahnya, tidak ada seorangpun yang mau menghiburnya, apalagi supir yang dulu pernah sakit hati karenanya....

     Dari cerita di atas, seandainya Dudi berusaha untuk peduli dengan orang lain terlebih dahulu, saat mengalami kesulitan, pastinya dia akan mendapatkan kepedulian juga dari orang lain... Sehingga, tanpa disadari, sebenarnya rasa pedulinya itu tidak hanya sebagai cermin peduli kepada orang lain, tapi juga kembali pada dirinya sendiri..

     Demikian juga apabila kita menerapkannya dalam kehidupan kita, bila kita mau peduli dengan orang lain(bedakan dengan mencampuri urusan orang lain ya...), maka, secara tidak langsung, sebenarnya kita tu sedang peduli dengan diri kita sendiri loh....

      Dan dengan memberikan kepedulian untuk orang lain, kita juga sebenarnya secara tidak langsung sedanga meningkatkan kualitas diri kita dalam segi karakteristik dan pengetahuan loh... Dan hal2 itu yang jelas akan memberikan yang terbaik dalam hidup kita, yang jelas sebagai bentuk kita peduli dengan diri kita sendiri... 

     Jadi, tanamkan dalam mindset kita, bahwa kita peduli kepada orang lain tu sama saja dengan peduli pada diri sendiri... Sehingga, peduli dengan orang lain, menjadi WAJIB untuk kita lakukan.... Lakukanlah, dan buktikan sendiri teori PJ ini... Dan kalian akan merasakan bahwa teori ini memang benar adanya.... 

Salam hangat,
PJ

3 komentar:

  1. PJ!
    maaf, coba tlg edit lagi deh! salah satu katanya ada yg salah tu! :D
    hmm. pencerahan ini... BENER BANGET. :D jika kita sedang pdli dg org brrti qt sdg pdli dg dri ndri y? keren keren! <3 mulai skrg miss akn coba tuk pdli dg org coz pdli dg org brrti pdli dg dri ndri. thx bgt pj!!!! :)
    sbnrna kamu bukan my phantom, but my angel! :D

    BalasHapus
  2. udah PJ edit.. Terima kasih atas masukannya.... pada paragraf 3 dan 4.. benar ga itu yang Miss maksud? terima kasih ya karena udah membantu PJ untuk memeriksa ulang tulisan2 PJ...
    Salam hangat,
    PJ

    BalasHapus

Name: (Boleh disamarkan, atau bukan nama Asli)
Date:
Content: